Pengalaman berinvestasi di iGrow pada pembiayaan Revitalisasi Cengkeh

Beberapa waktu lalu saya sudah mengulas mengenai salah satu platform investasi peer to peer landing Agro Fintech yaitu iGrow & beberapa kelebihan yang menjadi daya tariknya. Kali ini saya akan berbagi informasi perihal salah satu proyek pembiayaan disana yang saya ikuti dan sudah saya akhiri per Oktober 2019 tahun lalu yaitu Revitalisasi Cengkeh. Proyek ini fokus mengolah daun cengkeh menjadi minyak daun cengkeh atau Clove Leaf Oil (CLO), dimana kandungan utama dari CLO ini adalah senyawa Eugenol yang kaya manfaat sebagai bahan baku di sejumlah besar industri mulai dari industri farmasi, kosmetik, makanan, minuman, parfum, pertanian, perikanan dan berbagai industri lainnya.
investasi pertanian syariah
Gambar dari iGrow

Pembiayaan ini merupakan proyek pertama yang saya danai di iGrow, tepatnya Oktober 2017. Saya tertarik dengan proyek ini lebih karena durasinya yang pendek yaitu 1 tahun, dengan estimasi return 9-12%. Selama proyek berjalan setiap akhir bulan atau awal bulan berikutnya kita selaku investor akan mendapatkan informasi mengenai perkembangan dari proyek yang kita danai.

investasi cengkeh igrow
Pada akhir periode proyek ini (tepatnya 11 Oktober 2018), management iGrow mengirimkan email tentang nilai bagi hasil yang didapat dari proyek yang didanai, kapan dana bagi hasil akan ditransfer serta pertanyaan perihal kontrak investasi yang sudah berakhir akan lanjutkan atau tidak. Alhamdulillah proyek perdana memberikan bagi hasil sesuai estimasi yaitu 12% dari nilai proyek ; Rp. 210,000.- & ditransfer tepat waktu sesui dengan informasi awal yang disampaikan.

Saya putuskan untuk melanjutkan proyek ini pada periode ke-2. Seperti tahun sebelumnya, perkembangan proyek akan disampaikan pada setiap akhir bulan atau awal bulan berikutnya. Pada akhir periode kontrak tepatnya bulan Oktober 2019 sampai akhir bulan info bagi hasil yang saya harapkan belum juga saya terima. Email dari management iGrow baru saya terima pada 1 Nov 2019 yang menginformasikan bahwa bagi hasil periode ke-2 proyek ini Rp. 175,000.- atau 10% dari nilai proyek, dana bagi hasil ditransfer tepat waktu sebagaimana diinformasikan sebelumnya yaitu pada rentang tanggal 18-19 Nov 2019. Masih sesuai dengan estimasi awal namun terjadi penurunan kinerja dibanding tahun pertama dengan pembayaran bagi hasil sedikit mundur dari jadwal yang seharusnya di bulan Okt 2019.

Selanjutnya saya memutuskan mengakhiri proyek ini, disini ada sedikit masalah karena ternyata modal awal saya tidak dibayarkan bersamaan dengan bagi hasil proyek yang saya akhiri. Setiap bulan pasca berakhirnya proyek ini, saya selalu berkorespondensi perihal ini kepada manajement iGrow yang selalu responsif, menyampaikan bahwa cashflow keuangan dari PT Etherische Olie International selaku mitra operator sedang menurun, selanjutnya management iGrow akan membantu melakukan procedure collection pada setiap bulannya dan apabila sudah melebihi 90 hari maka akan masuk kategori default/non performing loan dan akan dilakukan upaya mediasi antara pemberi pinjaman dan mitra operator untuk mengupayakan solusi penyelesaian kewajiban pengembalian modal awal.

Alhamdulillah, setelah menunggu hampir 2.5 bulan, dana modal awal akhirnya dikembalikan juga.

Secara umum penilaian saya terhadap iGrow setelah menyelesaikan 2 periode proyek perdana ini adalah sebagai berikut :

  1. Estimasi nilai bagi hasil proyek yang ditawarkan sesuai dengan realisasi bagi hasil yang diterima.
  2. Management iGrow responsif terhadap segala pertanyaan & keluhan yang dirasakan investor.
  3. Perihal terlambatnya pengembalian modal awal proyek ini, menurut saya management iGrow perlu melakukan evaluasi mengenai studi kelayakan dalam memilih mitra operator, mengingat dalam kasus ini laporan bulanan perkembangan proyek baik-baik saja.
Labels: iGrow, Investasi, investasi pertanian igrow, Revitalisasi Cengkeh

Thanks for reading Pengalaman berinvestasi di iGrow pada pembiayaan Revitalisasi Cengkeh. Please share...!

0 Komentar untuk "Pengalaman berinvestasi di iGrow pada pembiayaan Revitalisasi Cengkeh"

Back To Top